Air Asam Tambang – Indonesia

Pemilihan jenis analisa batuan

Posted in Diskusi by Candra Nugraha on 10/11/2009

f*****@*********.co.id

Tanya:

Ian Wark Institute membagi metode NAG test ke dalam 3 tipe, yakni single addition NAG test, sequential NAG test, dan kinetic NAG test. Single addition NAG test tepat digunakan utk sampel dengan total sulfur < 1.5%. Namun demikian, jika kita ingin melanjutkan ke sequential NAG test, maka akan membutuhkan waktu sekitar 2 hari, sehingga secara operasional pemindahan OB setelah blasting tidak akan terpenuhi. Mohon pendapat, metode NAG test yang mana yang tepat digunakan.

 

Jawab:

Untuk kepentingan operasi yang hanya membagi batuan dalam NAF dan PAF, NAG test lebih umum digunakan dengan hanya melihat nilai NAG pH-nya pada akhir reaksi batuan dengan larutan hydrogen peroxide (H2O2).

Namun, apabila diperlukan data batuan lebih lengkap, yaitu memprediksi nilai total kg H2SO4/ton batuan, analisa secara lebih detail dengan titrasi NaOH serta sequential NAG test dapat dilakukan. Memang, pelaksanaan analisa ini memerlukan waktu yang lama.

Oleh karena itu, dapat dikatakan bahwa pemilihan jenis pengujian disesuaikan dengan tujuannya, termasuk dalam hal ini tujuan dari pengelolaan batuan tersebut.

 

Iklan

Satu Tanggapan

Subscribe to comments with RSS.

  1. muryanto said, on 02/05/2012 at 12:59

    maaf kalau boleh saya minta prosedur analisa air asam tambang


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: